Pesawat Sudah Ada Sejak 200 SM
Selasa, 3 Januari 2012 17:34:06 - oleh : tini
Gambar-gambar
di atas ditemukan pada balok atas penyangga langit-langit sebuah
ruangan kuil kerajaan Mesir Kuno, yang lokasinya berada di Abydos,
beberapa ratus mil sebelah selatan Kairo dan plato Giza. Objek-objek
pada gambar tersebut, dilihat dari perlengkapan fisiknya adalah pesawat
yang dioperasikan di dalam lapisan berudara seperti di permukaan bumi,
bukan untuk ruang angkasa yang hampa udara. Karena itu digunakan sayap
samping dan ekor serta baling-baling. Kuil Abydos ini dibangun untuk
Dewa Osiris oleh firaun Mesir kuno, Seti I (1306-1290 SM) dan
diselesaikan oleh penerusnya, Ramses II
di atas ditemukan pada balok atas penyangga langit-langit sebuah
ruangan kuil kerajaan Mesir Kuno, yang lokasinya berada di Abydos,
beberapa ratus mil sebelah selatan Kairo dan plato Giza. Objek-objek
pada gambar tersebut, dilihat dari perlengkapan fisiknya adalah pesawat
yang dioperasikan di dalam lapisan berudara seperti di permukaan bumi,
bukan untuk ruang angkasa yang hampa udara. Karena itu digunakan sayap
samping dan ekor serta baling-baling. Kuil Abydos ini dibangun untuk
Dewa Osiris oleh firaun Mesir kuno, Seti I (1306-1290 SM) dan
diselesaikan oleh penerusnya, Ramses II

Replika
pesawat yang ditemukan dari masa peradaban Mesir Kuno,diliahat dari
bentuk arsitekturnya sudah mirip sama pesawat terbang jaman sekarang
yah...
Selain
itu pada 1898, dari sebuah makam kuno di Saqquara, Mesir, yang
diperkirakan dibuat pada 200 SM, juga telah ditemukan sebuah replika
pesawat yang formatnya mirip dengan pesawat terbang modern. Benda ini
kini disimpan di Museum Kairo, Mesir.
itu pada 1898, dari sebuah makam kuno di Saqquara, Mesir, yang
diperkirakan dibuat pada 200 SM, juga telah ditemukan sebuah replika
pesawat yang formatnya mirip dengan pesawat terbang modern. Benda ini
kini disimpan di Museum Kairo, Mesir.

Sketsa rancangan pesawat terbang pada masa peradaban Mesir Kuno
Dari
China dilaporkan bahwa telah ditemukan beberapa buah dokumen sanskrit
di Lhasa, Tibet dan lalu dibawa ke Universitas Chandrigargh untuk
diterjemahkan. Dr. Ruth Reyna dari Universitas itu menjelaskan bahwa
dokumen tersebut ternyata berisi petunjuk untuk membuat pesawat luar
angkasa. Cara-cara pembuatan mereka, katanya, adalah anti-gravitasi dan
berasaskan kepada satu sistem analog yaitu “laghima”, satu sumber tenaga
yang tidak diketahui oleh manusia modern. Menurut ahli Yoga Hindu,
“laghima” ini menjadikan seseorang itu mempunyai kemampuan untuk
terbang.
China dilaporkan bahwa telah ditemukan beberapa buah dokumen sanskrit
di Lhasa, Tibet dan lalu dibawa ke Universitas Chandrigargh untuk
diterjemahkan. Dr. Ruth Reyna dari Universitas itu menjelaskan bahwa
dokumen tersebut ternyata berisi petunjuk untuk membuat pesawat luar
angkasa. Cara-cara pembuatan mereka, katanya, adalah anti-gravitasi dan
berasaskan kepada satu sistem analog yaitu “laghima”, satu sumber tenaga
yang tidak diketahui oleh manusia modern. Menurut ahli Yoga Hindu,
“laghima” ini menjadikan seseorang itu mempunyai kemampuan untuk
terbang.
Dokumen
sanskrit kuno juga menyebutkan bahwa, Maharaja India, Ashoka telah
membentuk sebuah kelompok “Sembilan Lelaki Misterius” yang terdiri atas
para ilmuwan terkenal India yang dikatakan mengkatalogkan berbagai jenis
sumber-sumber sains. Ashoka telah merahasiakan kerja-kerja mereka semua
karena ia merasa bahwa penemuan ilmiah yang terbaru itu akan terpasung
dari sumber India kuno itu sendiri dan justru bisa jadi akan
disalahgunakan bagi tujuan peperangan yang kejam, yang mana tidak
diinginkan oleh Ashoka sendiri. “Sembilan lelaki misterius” telah
menulis sembilan buah buku yang saling berkaitan antara satu sama lain,
bertajuk “Rahasia-rahasia Gravitasi”. Mereka menyebut kendaraan angkasa
tersebut dengan Vimana / Astras. China menyatakan akan mempelajari lebih
lanjut dokumen tersebut untuk program kajian angkasanya.
sanskrit kuno juga menyebutkan bahwa, Maharaja India, Ashoka telah
membentuk sebuah kelompok “Sembilan Lelaki Misterius” yang terdiri atas
para ilmuwan terkenal India yang dikatakan mengkatalogkan berbagai jenis
sumber-sumber sains. Ashoka telah merahasiakan kerja-kerja mereka semua
karena ia merasa bahwa penemuan ilmiah yang terbaru itu akan terpasung
dari sumber India kuno itu sendiri dan justru bisa jadi akan
disalahgunakan bagi tujuan peperangan yang kejam, yang mana tidak
diinginkan oleh Ashoka sendiri. “Sembilan lelaki misterius” telah
menulis sembilan buah buku yang saling berkaitan antara satu sama lain,
bertajuk “Rahasia-rahasia Gravitasi”. Mereka menyebut kendaraan angkasa
tersebut dengan Vimana / Astras. China menyatakan akan mempelajari lebih
lanjut dokumen tersebut untuk program kajian angkasanya.
Waw,Klo
begitu berarti jauh-jauh sebelum Wright Bersaudara menciptakan pesawat
Terbang,Peradaban-Peradaban zaman dulu,seperti Mesir Kuno,Sumeria,Yunani
Kuno dan mungkin Atlantis telah mengenal alat transportasi tersebut
dong?.Pantesan,dari bermacam-macam buku yang aku baca, mengenai
peradaban Atlantis yang menghilang,dikisahkan memang pada masa itu
Teknologinya sudah maju,walaupun dari segi arsitektur teknologinya masih
lebih modern sekarang. Tapi pengenalan terhadap macam-macam benda
semacam Lemari Es,dll talah ada sebelumnya
begitu berarti jauh-jauh sebelum Wright Bersaudara menciptakan pesawat
Terbang,Peradaban-Peradaban zaman dulu,seperti Mesir Kuno,Sumeria,Yunani
Kuno dan mungkin Atlantis telah mengenal alat transportasi tersebut
dong?.Pantesan,dari bermacam-macam buku yang aku baca, mengenai
peradaban Atlantis yang menghilang,dikisahkan memang pada masa itu
Teknologinya sudah maju,walaupun dari segi arsitektur teknologinya masih
lebih modern sekarang. Tapi pengenalan terhadap macam-macam benda
semacam Lemari Es,dll talah ada sebelumnya

